![]() | |||
|
Home Definisi Ekowisata Pedoman Ekowisata Konsep Ekowisata Konsultan Ekowisata Diktat Ekowisata Buku Ekowisata Gallery Ekowisata Link Ekowisata Email Ekowisata
EKOWISATA INDONESIA
Ekowisata BaliEkowisata Bintan Ekowisata Jabar Ekowisata Kalsel Ekowisata Lombok Ekowisata Sulsel Ekowisata Sumut
KRITERIA EKOWISATA
PendahuluanTujuan dan Sasaran Batasan dan Pengertian Pengembangan Ekowisata Kegiatan Wisata di Taman Nasional Kriteria Ekowisata
STUDY KASUS
Pendahuluan & LatarBelakang Study Kelayakan Ekowisata Tim Pengembangan Ekowisata Perencanaan Kegiatan Proyek Pelaksanaan Kegiatan Proyek Pelatihan Ekowisata ![]() ![]() ![]()
FREE EDUCATION
Free Kindergarten Printable ActivitiesEarly Childhood Education Online Degree Printable Kids Activities Early Learning Toys Free Educational Resources Free Classes Online Free Language Courses For Kids Free Scholarship and Grants Programs Grade 1 Math Worksheets Teachers Web Resources Grade 1 Science and Technology Free Online Courses Free Kindergarten Activities Grade 1 Worksheets Free Homeschool For Kids Free Continuing Education Free Homeschool Early Childhood Education Free Education for Kids and Adult Free Printable Kindergarten Worksheets Free K12 School Resources Free Courses & Classes Free Preschool Activities Math Worksheets For Kindergarten Kids Scholarship Guide College Degree Online |
TIM PENGEMBANG EKOWISATA TERPADU DI BINTANTim Pengembang Ekowisata Terpadu di Bintan. Study Kasus Proyek Pengembangan Ekowisata Berbasis Komunitas di Pulau Bintan (Bintan Ecotourism Venture Project (BEVEP)BINTAN ECOTOURISM VENTURE PROJECT (BEVEP) | ||
| Ekowisata Craft |
|
Sexy Lace Dresses Wooden High Heels Art & Craft Custom T-Shirts Women Bags Bordir Tasikmalaya World of Craft Trading House |
Pengembangan ekowisata berbasis komunitas tidak bisa dilaksanakan oleh satu organisasi atau institusi saja, pengembangan ekowisata harus dilakukan oleh semua pihak yang terkait baik langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan ekowisata. Semua pihak yang terkait harus memiliki kepedulian dan komitment untuk melaksanakan pengembangan ekowisata. Jadi, sebelum proyek pengembangkan di mulai harus terlebih dahulu di identifikasi siapa saja pihak-pihak yang berkepentingan terhadap ekowisata. Kemudian setiap pihak di undang duduk satu meja untuk sama-sama merumuskan visi dan misi pengembangan ekowisata dan untuk selanjutnya menetapkan tugas dan tanggung jawab dari setiap stake-holder. Setelah itu baru bisa dilaksanakan kegiatan pengembangan ekowisata.
Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap pengembangan ekowisata di Pulau Bintan adalah:
Untuk menjamin komitmen jangka panjang perlu adanya sebuat ikatan legal di antara tim pengembang ekowisata di atas, jangan sampai ada diantara anggota tim yang 'ingkar janji' ditengah jalan. Oleh karena itu, sebelum kegiatan pengembagan ekowisata dimulai di Bintan, dibuatkan terlebih dahulu SURAT KEPUTUSAN yang ditanda tangani oleh BUPATI BINTAN (Dahulu bernama Kepulauan Riau) tentang Tim Pengembangan Ekowisata Terpadu. Dalam SK disebutkan siapa-siapa saja yang menjadi anggota tim terpadu (yaitu yang disebutkan diatas) dan bagaimana mekanisme kerjanya. SK tersebut sekaligus menjadi landasan hukum bagi setiap dinas terkait untuk ikut melaksanakan kegiatan pengembangan ekowisata.
SK pembentukan Tim Pengembang Ekowisata Terpadu yang ditanda tangani oleh BUPATI di perkuat pula dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) tentang peneyelenggaraan kegiatan pengembangan ekowisata bersama yang ditanda tangani oleh Bupati Bintan dan Presiden Direktur PT Bintan Resort Cakrawala. MOU ini mengatur dengan jelas tugas dan tanggung jawab dari setiap pihak yang terlibat dalam pengembangan ekowisata.
Setelah memiliki landasan hukum yang jelas, yaitu SK Bupati dan MOU barulah kemudian kegiatan pengembangan ekowisata dapat dimulai dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan (stakeholder) yang terdiri dari masyarakat desa tujuan ekowisata, pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait dan pelaku wisata swasta di Kawasan Wisata Lagoi. Setiap anggota tim sudah memiliki visi dan misi yang sama, mengerti tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta memiliki komitment yang sama terhadap pengembangan ekowisata di P. Bintan.
Namun perlu diketahui bahwa untuk mencapai kesepakatan ini tidaklah mudah, perlu waktu lebih dari enam bulan melalui serangkaian kegiatan diskusi, rapat internal, rapat kelompok dan rapat terbuka dengan melibatkan semua unsur.
Struktur Tim Pengembang Ekowisata, Mekanisme kerja serta Project Structure dan Management Frame Work dapat dilihat di bevep_integrated_team.pdf.